Jakarta, 7 Mei 2026 — Politikus Partai NasDem, Irma Suryani Chaniago, meminta agar pembangunan program SPPG oleh perguruan tinggi lebih memprioritaskan keterlibatan dan kepentingan masyarakat sekitar.
Menurut Irma, kampus memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam pembangunan sosial dan ekonomi melalui program-program yang langsung menyentuh kebutuhan warga. Karena itu, keberadaan SPPG di lingkungan pendidikan tinggi diharapkan tidak hanya berfokus pada pengembangan internal, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia menilai sinergi antara dunia pendidikan dan masyarakat penting untuk menciptakan program yang berdampak luas, terutama dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Irma juga menekankan bahwa perguruan tinggi seharusnya menjadi pusat inovasi sekaligus solusi sosial bagi lingkungan sekitar. Keterlibatan warga dalam pelaksanaan program dinilai dapat memperkuat rasa kepemilikan dan keberlanjutan kegiatan.
Pengamat pendidikan menilai kolaborasi antara kampus dan masyarakat memang semakin dibutuhkan di tengah tantangan sosial dan ekonomi yang terus berkembang. Perguruan tinggi dianggap memiliki sumber daya pengetahuan dan penelitian yang dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat secara langsung.
Selain aspek pendidikan, program seperti SPPG juga disebut berpotensi membuka peluang kerja sama di bidang pelatihan, kewirausahaan, dan pengembangan komunitas.
Pemerintah dan berbagai pihak diharapkan dapat mendukung model kolaborasi yang melibatkan kampus dan masyarakat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih merata.
Melalui pendekatan tersebut, dunia pendidikan tinggi diharapkan tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga mampu berkontribusi aktif dalam pembangunan sosial dan kesejahteraan masyarakat luas.