Jakarta, 14 Oktober 2026 – Ajang Miss Indonesia 2026 resmi memperkenalkan 38 finalis yang berasal dari seluruh provinsi di Indonesia. Para peserta terpilih akan bersaing memperebutkan mahkota dalam penyelenggaraan edisi ke-20 kompetisi kecantikan nasional tersebut. Kehadiran puluhan perempuan dari berbagai daerah mencerminkan keberagaman budaya, latar belakang, dan potensi generasi muda Indonesia. Setiap finalis membawa identitas provinsi masing-masing sekaligus mempersiapkan diri untuk menunjukkan kemampuan terbaik. Malam puncak Miss Indonesia 2026 dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 16 Oktober 2026, dengan menghadirkan sejumlah penampilan istimewa.
Sebanyak 38 finalis tersebut telah melewati proses seleksi sebelum dinyatakan berhak mengikuti rangkaian kegiatan Miss Indonesia 2026. Para peserta tidak hanya dinilai berdasarkan penampilan fisik, tetapi juga kemampuan komunikasi, wawasan, karakter, dan kepedulian sosial. Selama masa karantina, mereka mendapatkan berbagai pembekalan untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan tampil di hadapan publik. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan calon pemenang yang nantinya akan mewakili Indonesia di tingkat internasional. Penyelenggara menekankan bahwa Miss Indonesia diharapkan mampu melahirkan perempuan inspiratif yang memberikan kontribusi positif kepada masyarakat.
Perwakilan dari wilayah Sumatera terdiri atas Sagita Bunga Damayanti dari Aceh, Tiffany Jasmine dari Riau, Nadira Natania dari Sumatera Barat, dan Jemimma Sitorus dari Sumatera Utara. Provinsi Sumatera Selatan diwakili Cindorelia Bintang, sedangkan Jambi mengirimkan Tiara Azahra. Bengkulu mempercayakan perwakilannya kepada Dian Kharisma, sementara Lampung diwakili Raihanna Bonawijaya. Dari Kepulauan Bangka Belitung hadir Tania Tifani dan Kepulauan Riau diwakili Athaya Maheswari. Kesepuluh finalis tersebut menjadi bagian dari persaingan nasional dengan membawa identitas daerah masing-masing.
Dari Pulau Jawa, enam provinsi juga menghadirkan wakil terbaik mereka dalam Miss Indonesia 2026. DKI Jakarta diwakili Adela Gabriela, sedangkan Banten mengirimkan Davina Azhari Anwar. Provinsi Jawa Barat mempercayakan perwakilannya kepada Sabrina Anata dan Jawa Tengah diwakili Krista Vebria. Daerah Istimewa Yogyakarta menghadirkan Salma Elcanza, sementara Jawa Timur mengirimkan Naomi Adriela. Keenam finalis tersebut akan bersaing bersama peserta dari daerah lain untuk menunjukkan kualitas diri sepanjang kompetisi.
Wilayah Bali dan Nusa Tenggara turut mengirimkan tiga finalis yang siap bersaing memperebutkan mahkota. Bali diwakili Ni Made Padmawardhani Rakheswari yang membawa identitas daerah dengan kekayaan tradisi dan budaya. Nusa Tenggara Barat mengirimkan Lamdina Elizabeth, sedangkan Nusa Tenggara Timur diwakili Donna Nisnoni. Sementara itu, lima provinsi di Kalimantan menghadirkan Thalia Lavender dari Kalimantan Barat, Dhea Sabita dari Kalimantan Tengah, Talitha Casimira dari Kalimantan Selatan, Marietta Claudine dari Kalimantan Timur, dan Soehne Satya dari Kalimantan Utara. Kehadiran mereka melengkapi keterwakilan daerah dalam kompetisi tahun ini.
Dari Pulau Sulawesi, enam provinsi turut menghadirkan finalis dengan latar belakang yang beragam. Sulawesi Selatan diwakili Jacinta Quianna, Sulawesi Tengah mengirimkan Raisa Madeleine Pantouw, dan Sulawesi Tenggara diwakili Wa Ode Nadia. Provinsi Sulawesi Utara mempercayakan perwakilannya kepada Yvette Rondonuwu, sedangkan Sulawesi Barat mengirimkan Jasmine Horman. Gorontalo diwakili Elizabeth Sophie yang turut bersiap mengikuti rangkaian penilaian hingga malam puncak. Keenam peserta tersebut memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan dan meraih gelar Miss Indonesia 2026.
Perwakilan wilayah Maluku dan Papua melengkapi daftar 38 finalis dari seluruh provinsi Indonesia. Maluku diwakili Vivia Imanuela dan Maluku Utara mengirimkan Putri Ramendita. Dari Papua hadir Jehan Ayorbaba, Papua Barat diwakili Sonia Hindom, dan Papua Barat Daya mengirimkan Annesya Actami. Papua Pegunungan diwakili Brigitha Endewip, Papua Selatan menghadirkan Christiania Angelica, sedangkan Papua Tengah mengirimkan Alda Callista. Keterwakilan seluruh provinsi tersebut menjadi salah satu ciri penting penyelenggaraan Miss Indonesia tahun ini.
Founder dan Chairwoman Miss Indonesia Organization, Liliana Tanoesoedibjo, menegaskan bahwa ajang tersebut tidak hanya berfokus pada kecantikan peserta. Penilaian dilakukan dengan mengedepankan konsep MISS yang merupakan singkatan dari Manners, Impressive, Smart, and Social. Konsep tersebut menekankan pentingnya perilaku, kepribadian yang mengesankan, kecerdasan, serta kepedulian terhadap masyarakat. Para finalis juga mendapatkan pembekalan untuk membangun kemandirian, integritas, dan kemampuan menghargai keberagaman budaya Indonesia. Melalui pendekatan tersebut, penyelenggara berharap pemenang dapat menjalankan tanggung jawab sosial selama menyandang gelar Miss Indonesia.
Malam puncak Miss Indonesia 2026 akan disiarkan langsung melalui RCTI pada Jumat, 16 Oktober 2026, mulai pukul 15.55 WIB. Acara tersebut dijadwalkan dipandu Robby Purba dan Amanda Zevannya dengan menghadirkan penampilan Mahalini serta Ghea Indrawari. Audrey Bianca sebagai pemegang gelar sebelumnya juga akan hadir bersama Miss World 2026 Joheirry Mola. Pemenang kompetisi nantinya berkesempatan mewakili Indonesia dalam ajang Miss World 2027 yang direncanakan berlangsung di Tanzania. Dengan 38 finalis dari seluruh provinsi, Miss Indonesia 2026 diharapkan menjadi panggung bagi perempuan Indonesia untuk memperlihatkan kemampuan, karakter, dan kepedulian sosial di tingkat nasional maupun internasional.